Monday, April 13, 2015

Blogging, My New Excitement




Saya adalah tipe orang yang senang mengekspresikan secara langsung apa yang saya rasakan. Ceplas ceplos, begitu kata orang. Ceplas ceplos tidak hanya di dunia nyata, namun juga di dunia maya.

Terus terang, sikap ceplas ceplos ini terkadang membuat saya menyesal, terutama kalau ada orang yang jadi ngambek atau marah karena ceplosan saya. Biasanya mereka itu yang sensitif perasaannya.  Tapi senang juga sih saat ada teman di grup chatting sebaya yang bilang "gak ada loe gak rame..." eaaaa kayak iklan aja hihi

Sifat ceplas ceplos sebenarnya tidak selalu berkonotasi negatif. Seorang presenter, misalnya, bila ia tidak punya sifat ceplas ceplos, acara yang dibawakannnya tentu akan terasa garing. Sebaliknya, bila ia mampu menempatkan sifat ceplas ceplosnya secara proporsional, ia akan menghidupkan suasana. Mungkin karena sifat ceplas ceplos saya, beberapa kali saya diminta tampil dadakan di acara seminar/pelatihan sebagai moderator atau pembawa acara.

Bagaimana pun, terbersit dalam  hati saya keinginan untuk menyalurkan sifat ceplas ceplos saya ke dalam bentuk yang lebih positif. Berguna bagi saya, syukur-syukur bagi orang lain juga. Saya pun merasa harus menambah amal ibadah sebagai bekal saya kelak, menyebarkan kebaikan pada orang-orang di sekitar saya. Lalu mulai terpikirkan menyebarkan kebaikan melalui tulisan.

Kebetulan saya baru menggeluti program Food Combining (FC), pola makan yang saya yakini paling tepat saat ini. Saya pun mulai menuliskan tentang FC di medial sosial Path dan Facebook (FB). Ada yang merespon positif, ada juga yang negatif. But it's not the problem. Namanya juga usaha menyebarkan kebaikan, pasti ada yang menerima atau menolak.

Tidak ada yang kebetulan di dunia ini. Alhamdulillah, memang sudah jalan saya, secara tidak sengaja, saya membaca postingan di FB tentang ajakan bergabung di komunitas menulis. Wah, ini dia yang saya cari. Saya pun bergabung dengan grup Whatsapp Kampoeng Kata-Kata. Di grup ini, kami diwajibkan membuat tulisan minimal 1 buah tulisan dalam waktu 1 bulan. Kalau tidak bisa akan dikeluarkan. Kami diharuskan menyetor tulisan melalui link yang nanti bisa dibaca oleh teman-teman anggota grup.

Saya semakin terpacu untuk belajar menulis. Kebetulan kepala suku di grup dan teman-teman anggotanya seru, suka ngocol, suka bercanda, jadi makin enjoy di grup deh. Di grup ini, kami tidak hanya mendiskusikan hasil tulisan, tapi juga isu-isu yang sedang tren seperti kasus Syiah di Indonesia. Ohya, beberapa waktu lalu, tepatnya hari Sabtu, diadakan lomba menulis 3 artikel dalam 1 hari. Saya tidak ikut, karena ingin santai menikmati hari libur bersama keluarga. Bisa aja alasannya ya, padahal bilang aja gak pede :p

Bergabung dengan komunitas menulis, dimana anggotanya banyak yang sudah mahir penulis, bahkan diantaranya ada yang sudah membuat buku, awalnya membuat saya minder juga. Tapi, kalau kita mau pintar membuat nasi goreng yang enak, bukankah kita harus belajar dari koki yang handal? Saya pun kemudian menikmati semua sesi yang diadakan grup ini. Saya merasa bersyukur bisa ikut bergabung dengan para koki yang handal.

Sejak bergabung di komunitas ini, blog yang sudah lama tidak saya aktifkan, akhirnya saya aktifkan lagi. Dulu blog ini saya buat atas saran seorang teman. Saat itu saya memang sedang berusaha menahan sifat ceplas ceplos saya, tapi tidak mau menghilangkan kebiasaan mengekpresikan perasaan. Saya pun berpikir harus ada wadah buat saya mengekspresikan diri. Akhirnya saya membuat blog ini. Senangnyaaa....Akhirnya saya punya tempat dimana saya bisa mencurahkan apa yang ada dalam pikiran saya. Tempat dimana saya bisa menulis apa yang saya mau. Tempat dimana saya bisa berbagi cerita dengan dunia.

Saya mulai rajin membuat draft tulisan di aplikasi blogger yang saya download di playstore. Beberapa tulisan ada yang saya publish, sebagai syarat menyetor tulisan di grup. Beberapa, ada yang masih tersimpan sebagai draft. Setiap kali terlintas tentang suatu hal, langsung saya tuliskan di blogger ini. Takut lupa, maklum faktor U, tidak bisa diabaikan hehe

Selain mulai menulis di blog, saya juga mulai suka jalan-jalan, berselancar di blog orang lain. Rasanya seru ya membaca tulisan-tulisan, lintasan pikiran manusia yang tidak ada habisnya ide-ide itu tergali. Sering saya terkagum-kagum, kok bisa kepikiran ya menulis seperti itu. Subhanallah.

Menyadari tulisan saya masih jauh dari kategori tulisan yang baik, tulisan yang enak dibaca, tulisan yang mengalir, saya harus banyak belajar. Saat ini, saya baru bisa gaya menulis curhatan haha... Lain kali ingin juga menulis yang lebih serius, tulisan yang didasari riset sebelumnya. Mudah-mudahan bisa yaa.. Yang penting tetap semangat belajar menulis dan be yourself ;)
Selamat hari Senin!

0 comments:

Post a Comment