Sunday, April 5, 2015

Bukan PNS Sogokan



Sejak bekerja sebagai PNS, saya sering mendapat pertanyaan seperti ini:

"Bayar berapa diterima jadi PNS?"
"Punya kenalan pejabat ya bisa jadi PNS?"

Hadoooh please deh, suka pada baca koran gak sih? Seharusnya tau dong kalo proses menjadi PNS itu sekarang sudah sangat transparan. Mulai dari pengumuman penerimaan, pengumuman seleksi, sampai dengan pengumuman kelulusan semua dilaku
kan secara online. Jadi agak sulit untuk bermain curang menyogok panitia, kecuali punya niat kuat.

Sayangnya saya gak punya niat segitu kuatnya. Bukan apa-apa, saya gak punya uang banyak buat menyogok hehe...Kalau pun punya, gak akan saya pake untuk menyogok, ogah banget ngasih uang ke penjahat, mending gue pake buat jalan-jalan keliling dunia dah! Kenalan pejabat juga saya gak punya. Jadi ya alhamdulillah, meskipun tanpa menyogok atau mempunyai kenalan pejabat, saya bisa menjadi PNS, pekerjaan idaman bagi separo rakyat Indonesia hihi

Nah, karena saya gak pake uang sebagai modal bekerja sebagai PNS, makanya setelah diterima, gak kepikiran tuh untuk mencari uang di luar gaji dan tunjangan, untuk balik modal. Saya bersyukur mendapat penghasilan seperti sekarang ini. Keluarga saya pun tidak menuntut saya berpenghasilan besar. Suami menyerahkan pilihan pada saya, mau bekerja silahkan, mau di rumah juga monggo aja. 

Jadi, mohon, kalau teman-teman pernah mendapatkan cerita tentang sogokan untuk bekerja sebagai PNS, jangan sama ratakan semua PNS seperti itu ya. Mungkin memang ada PNS yang masuk kerja dengan menyogok, tapi banyak juga yang tidak. Masih banyak PNS jujur walau sering tidak tersorot media.

0 comments:

Post a Comment