Friday, April 10, 2015

Instruktur Aerobik Yang Sexy



Saya suka dengan instruktur senam aerobik tadi pagi. Bukan karena wajahnya yang cantik, atau tubuhnya yang sexy, tapi dari caranya memimpin gerakan senam dengan penuh semangat. Terlihat menarik dan menyenangkan. Senyum tak lepas dari wajahnya.  Yel-yel penyemangat pun tak lupa ia teriakan, membakar semangat kami.

Setiap gerakan dilakukan dengan power yang maksimal. Urutan senam, mulai dari pemanasan, latihan inti, sampai pendinginan dilakukan seuai porsinya.  Dengan tipe senam low impact, peserta yang sebagian besar ibu-ibu dan bapak-bapak yang sudah berumur, masih bisa mengikuti senam sampai selesai. Bagi yang terbiasa dengan middle/high impact aerobic dapat menambah sendiri power gerakannya, sehingga merasa cukup membuat tubuhnya berkeringat.

Dipimpin senam olehnya, saya merasa termotivasi untuk ikut melakukan gerakan senam dengan all out. Selain saya dasarnya suka joged, gak bisa denger musik dikit, bawaannya jadi pingin goyang haha, saya juga merasa rugi kalau saya tidak melakukan gerakan senam dengan all out. Maklum, di luar senam di kantor setiap Jumat pagi, saya jarang berolah raga, dengan dalih sibuk :p

Semangat instruktur aerobik itu menular pada saya. Sikap positifnya mampu membuat saya berkonsentrasi dan mengikuti setiap gerakannya dengan maksimal.

Sikap positif atau negatif memang menular karena pada dasarnya setiap manusia itu saling mempengaruhi, baik secara langsung maupun tidak langsung, disadari atau tidak disadari. Coba perhatikan, bila di lingkungan kerja kita ada yang rajin ibadahnya, setiap pagi sholat dhuha, sehabis sholat dzuhur disempatkan tilawah, biasanya sedikit banyak kita juga jadi terpengaruh untuk rajin beribadah. Atau misalnya rekan kerja kita suka bergosip, biasanya kita ikut-ikutan suka bergosip.

Belajar dari seorang instruktur senam aerobik yang mempu menularkan sikap positifnya, di situ saya melihat ia sebagai seseorang yang sexy. Ya, sexy karena ia mampu mengelola inner beauty nya sehingga memberikan efek positif pada sekelilingnya. Coba kalau sebaliknya instruktur senam itu seorang yang mutungan, betean, peserta senam juga akan ikut merasakan, dan akhirnya mengikuti senam dengan ogah-ogahan.

Mari menjadi orang yang suka menularkan sikap positif. Memberi semangat kepada yang yang sedang down, merespon cepat kepada orang yang membutuhkan bantuan, atau sekedar menceriakan suasana. Sekecil apapun usaha yang dilakukan, bila didasari dengan niat baik, pasti akan mendapat pahala dari Allah. Insya Allah


0 comments:

Post a Comment