Friday, April 3, 2015

Say No To Calo!




Dididik mandiri oleh orang tua sejak kecil, saya terbiasa mengerjakan apa-apa sendiri. Termasuk mengurus dokumen penting seperti akte kelahiran, KTP, paspor dan bahkan visa. Rasanya rugi kalau harus keluar uang hanya untuk jasa mengurus dokumen. Mending buat amal atau beli buah deh hehe. Ya, bisa dibilang saya anti calo.

Apalagi sekarang pelayanan masyarakat oleh Pemerintah sudah semakin membaik. Sebagai contoh, mengurus legalisir dokumen di Kemetrian Luar Negeri, kita hanya perlu mengisi form surat permohonan legalisir, melampirkan dokumen yang akan dilegalisir dengan foto kopinya, foto kopi KTP, dan materai senilai Rp.6000,-. Dengan membayar biaya legalisir sebesar Rp.10.000,-, legalisir selesai dalam waktu 1 hari saja. Segitu mudahnya ya ^^.

Ada cerita menarik waktu saya akan mengurus dokumen di Kementrian Hukum dan HAM. Saya melihat ada seorang wanita WNA yang mengurus sendiri dokumennya. Wah keren, "bule" pun mau berepot-repot ria, tidak mau pakai calo, contoh yang baik buat WNI nih hihi. Tapi sayangnya layanan petugas kurang memuaskan karena keterbatasan bahasa. Semestinya petugas layanan tidak hanya cantik, tapi juga pintar, minimal bisa berbahasa Inggris sekedar little-little sih I can haha

Soal calo, ada pengalaman buruk teman saya yang memakai jasa calo untuk mengurus paspor. Dia harus membayar Rp.800.000,-. Ya ampun, biaya resmi pengurusan paspor cuma Rp.255.000,-! Dia rugi Rp. 545.000,-dengan waktu penyelesaian yang sama dengan mengurus sendiri. Huh, kalo begini sih yang pinter calonya ya hihi

Buat warga Jakarta, sekarang ini mudah sekali mengurus dokumen di kelurahan/kecamatan sejak adanya sistem Pelayanan Terpadu Satu Pintu. Mengurus KTP, KK, izin usaha hanya di satu tempat. Pelayanan ini juga dijamin bebas pungli. Petugas yang ketahuan minta pungli, langsung dipecat, gak peduli dia camat, lurah atau hanya staf. Lagipula jangan mau ya ngasih uang sama petugas kelurahan/kecamatan di Jakarta, ssttt.....gaji mereka sudah tinggi kok!

Nah, bagi yang masih suka memakai jasa calo, berpikir dua kali deh. Yang pertama rugi, yang kedua rugi banget hehe... Jangan memberi penghasilan bagi para calo. Masih banyak lahan mencari uang yang halal, baik dan benar, asal mau. Yuk ah, ikuti anjuran Pemerintah dan hati nurani terdalam untuk mengatakan TIDAK pada calo!

0 comments:

Post a Comment