Tuesday, September 15, 2015

KHUMEDI


Judul di atas adalah nama orang yang ada di foto ini. Usianya sudah 48 tahun. Tapi coba perhatikan baik-baik wajahnya, ia tidak nampak seusia itu ya? Ia termasuk salah seorang yang saya tau sangat minim masalah. Hidupnya hepi terus. Setidaknya nampak begitu di mata saya. Mungkin itu yang membuatnya awet muda. Selain tentu saja ia gemar makan buah dan sayuran hehe.

Ia rekan kerja saya. Kami menempati satu ruangan yang sama dan bertugas di bagian yang sama juga yaitu di Sub Bidang Pelestarian. Cerita tentangnya mungkin biasa saja bagi orang lain. Tapi saya melihat ada yang spesial dalam dirinya. Cerita yang tidak banyak orang yang tau. Cerita yang terungkap saat kami makan berdua saja kemarin siang. Satu ruangan tapi kok baru tau cerita lengkapnya kemarin? Meski satu ruangan kami jarang mengobrol panjang lebar. Ia sibuk dengan komputernya begitu juga dengan saya. Meski begitu, bahasa makanan menyatukan kami. Ia suka jengkol, saya juga hihi

Bermula dari niatnya ingin melanjutkan studi ke jenjang S-2 namun terkendala kemampuan bahasa Inggris yang minim, Pak Khum, demikian saya biasa memanggilnya, bercerita seputar latar belakang pendidikan dan kariernya. Ia diterima di Pemprov. DKI Jakarta pada tahun 1989 melalui tes seleksi pegawai hanya bermodalkan ijazah pendidikan Sekolah Dasar (SD) saja! Ya, saat itu bekerja di instansi pemerintah memang begitu mudah. Bekerja sebagai Pegawai Negeri Sipil tidak ada gengsinya. Gak ada kerennya sama sekali. Berbeda dengan sekarang, menjadi PNS relatif sulit. Buat saya sih...

Sebelumnya Pak Khum bekerja di pabrik, juga bermodalkan ijazah SD saja. Keceplosan saya bertanya

"Kok dulu Bapak gak melanjutkan sekolah ke SMP/SMA sih?" ya amplop ngapain juga gw nanya gitu lagi!

"Orang tua saya orang gak mampu, Mbak Dini. Cuma mampu menyekolahkan saya sampe SD aja." Tidak ada raut muka sedih atau tersinggung dari wajahnya. Syukurlah.

Pak Khum sudah bekerja mengabdi di Pemprov. DKI Jakarta selama 26 tahun. Selama itu pula ia tidak pernah telat dan membolos. Waaawww... asli ini keren banget! Karena kerajinan dan ketekunannya, ia memperoleh predikat Pegawai Teladan pada tahun 2010 dan berhak mendapat hadiah menunaikan ibadah haji pada tahun 2017. Tak pernah terpikir ia akan mendapat hadiah istimewa tersebut. Yang dipikirkannya bekerja saja sebaik-baiknya, maka rejeki akan mengikuti.

Pak Khum berpesan bagi orang yang memiliki keterbatasan materi, jangan putus asa, asal ada kemauan, komitmen yang kuat dan selalu berusaha, cita-cita pasti tercapai.

Teruslah bekerja dan berkarya, Pak Khum. Kami butuh orang banyak sepertimu!




Catatan:
Foto dan publikasi cerita ini sudah seizin yang bersangkutan





0 comments:

Post a Comment