Saturday, October 17, 2015

Maduku Asli Atau Palsu?



Sebagaimana Muslim yang lain, saya sangat mempercayai khasiat madu. Sangat menyakini bahwa madu sangat bermanfaat bagi kesehatan. Selain menjaga stamina tubuh agar tidak mudah terserang penyakit, madu juga bisa digunakan mengobati penyakit ringan seperti luka bakar atau alergi pada kulit.

Bagi para wanita tentu sudah tahu khasiat madu untuk kecantikan kulit. Waktu remaja saya sering menggunakan madu untuk maskeran. Rasanya kulit lebih segar dan bersih. Selain itu saya juga sering menggunakan madu untuk melembabkan bibir yang kering.

Sebelum menikah, saya tak pernah ambil pusing tentang persediaan madu di rumah. Semua sudah disiapkan ibu saya. Saya hanya tinggal pakai saja. Tentu saya percaya madu yang dipilihkan ibu adalah madu yang baik dan asli. Namun setelah menikah dan harus menyediakan sendiri madu di rumah, saya kebingungan. Seperti apa madu asli dan madu palsu. Bagaimana membedakannya?

Dari berbagai sumber di internet akhirya saya temukan caranya dan sudah saya praktekan yaitu sebagai berikut:

 1. Membakar madu. Letakkan madu di sendok lalu bakar di atas lilin.Madu yang asli akan mengeluarkan busa saat dibakar. Kurang lebih setahun yang lalu saya melakukan uji ini dan teryata madu saya palsu. Di sini uji bakar madu ini tidak bisa saya lakukan karena di rumah gak nemu korek api hehe



2. Teteskan madu dalam air putih. Madu asli tidak akan bercampur saat diteteskan ke dalam air putih. Dia akan tetap berbentuk butiran dan akan jatuh ke dasar gelas, tidak mengambang.




3. Masukkan madu ke dalam kulkas. Madu asli tidak akan beku saat dimasukkan lemari pendingin.



4. Uji coba dengan kertas. Basahi kertas dengan madu dan coba merobek kertas Madu asli tidak akan menembus kertas dan kertas akan sulit disobek. Sebaliknya madu palsu akan mudah menyerap kertas sehingga kertas mudah disobek.




Karena saat ini saya sedang tinggal di Norwegia, saya pun penasaran seperti apa rasa madunya. Ternyata rasa madunya sama saja dengan di Indonesia. Kirain madu yang dihasilkan oleh lebah "bule" akan beda rasanya hehe...

Dua-duanya jenis madu kuning. Namun tingkat warnanya saja yang berbeda. Yang satu warnanya lebih gelap. Alhamdulillah setelah melalui 3 uji coba di atas, madu yang ada di rumah sekarang adalah madu asli.

Yuk deh, makan salad buah atau sayuran dicampur madu, pasti tambah yummy rasanya ;)

1 comment:

  1. Well your post looks like that it may contain some valuable information but I think that your article or language is not being detected by the translator for now.

    ReplyDelete